SENSASI, ATENSI, DAN PERSEPSI

 

Sebenarnya apa itu Sensasi, Atensi, dan Persepsi?

seperti yang sudah diketahui bahwa perkembangan kognitif anak perlu diperhatikan dengan baik, supaya kita dapat menjadikan perbandingan kemampuannya sejauh mana kemampuan berfikir untuk memecahkan suatu aktivitas sehari-hari yang dihadapinya dapat dilakukan dengan baik. sensasi, atensi dan persepsi ini berkaitan dengan bagaimana ketika anak mengaplikasikan panca indranya terhadap respon atau interaksi yang terdapat di sekitarnya, berikut adalah penjelasannya

Sensasi

yang pertama yaitu sensasi atau sensation berasal dari bahasa latin yaitu sensatus yang berarti dianugrahi dengan indra atau intelek. secara lebih umum, sensasi dapat diartikan sebagai sebuah aspek kesadaran yang sederhana sebagai hasil dari indra. pengertian dari sensasi adalah proses untuk menangkap stimulasi alat yang ada ditubuh manusia yakni panca indra, seperti panas, warna, aroma, rasa dan lain sebagainya. Sedangkan didalam bahasa inggris sensasi berasal dari kata sense yang berarti alat penginderaan yang menghubungkan organisme dengan lingkungan.

Menurut dennis coon (1977) menjelaskan bahwa proses sensasi adalah alat-alat indera yang mengubah informasi menjadi implus-implus saraf di sertai bahasa yang mudah di pahami oleh otak manusia. Sensai juga di anggap sebagai puncak kesadaran objek yang spontan. sensasi adalah hal pasti yang di tentukan secara mendasar. sensasi ini berperan sebagai proses atau pengalaman elementer yang terjadi ketika sebuah stimulasi di terima oleh reseptor dalam proses merasakan.

Panca indra yang ada pada manusia ada lima diantaranya indra penglihatan yaitu mata, indra pendengaran yaitu telinga yang berkerja dengan mendekteksi molekul-molekul di udara, indera peraba yaitu kulit, indra penciuman yaitu hidung yang berfungsi menanggapi rangsang berbentuk bau atau gas, dan indra perasa atau pengecap yaitu lidah.

sensai yang dialami oleh maniusia sesuai dengan inderanya, setiap indra manusia juga menagkap stimulasi karena adanya dorongan seperti indra penglihatan melali geombang cahaya, indera peraba melalui tekanan yang ada pada diri manusia , indra penciuman melalui senyawa kimia, indra pendengaran melalui gelombang suara dan indera perasa atau pengecap melalui senyawa kimia.

sensasi itu semisal terdapat anak yang sik bermain ditaman sekolah kemudian ibu guru memanggil-manggil anak tersebut karena ibu guru mendapat titipan bekal dari orangtuanya, kemudian anak itu berhenti dari bermain dan bergegas menghampiri panggilan ibu guru. Contoh ini menunjukkan bagian dari sensasi dimana anak dapat menagkap stimulasi suara sedangkan sensasinya yang diperoleh dengan cara mendengarkan dan berfikir bahwa yang dipanggil oleh ibu guru itu namanya dan rasa ingin taunya dapat muncul mengapa dirinya dipanggil.

Atensi

yang kedua yaitu atensi,apa itu atensi? atensi atau perhatian adalah pemrosesan secara sadar sejumlah informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia, melalui kejadian-kejadian sensorik seperti dari pengindraan, ingatan maupun proses kognitif lainnya. Misalnya anak sedang mendengarkan musik menggunakan aerphone, anak sedang menonton televisi, anak mendengar suara penjual baksokarena dia merasa ingin dan lapar, dan lain-lain.  Proses atensi membantu efisiensi penggunaan sumber daya mental yang terbatas kemudian akan membantu kecepatan reaksi terhadap rangsang tertentu.

dapat kita ketahui bahwa atensi ini terbagi menjadi dua yaitu antensi selektif  dan atensi sensorik,

Apa itu yang dimaksut dengan atensi selektif ? atensi selektif dapat terjadi karena seseorang memfokuskan perhatian pada salah satu kegiatan dan mengabaikan informasi yang lain.Contoh dari atensi selektif  adalah ketika anak sedang asik belajar dengan tiba-tiba kakaknya sedang memutar televisi sehingga suara televisi menggangu perhatian terhadap proses belajarnya, namun anak mengabaikan suara televisi tersebut. Atensi tersebut berupa visual dan auditori yang mana terbagi menjadi tiga yaitu :

a.       Efekstroo, yaitu mengetahui fokus tidaknya seseorang melalui cara-cara tertentu seperti tulisan yang berwarna

b.       Pencarian visual, yaitu mengidentifikasi pada objek yang sering muncul pada indra penglihatan dan

c.       Discotic listening, yaitu mengasah perhatian pada diri seseorang

Sedangkan atensi sensorik dapat terjadi melalui panca indra. Atensi juga memiliki  faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan kognitif, diantaranya adalah melalui gerakan, stimulus yang di berikan, faktor biologisnya, faktor kebiasaan sehari-harinya, dan sesuai kemauan pada diri terhadap aktivitas yang dilakukan untuk memperoleh hal-hal baru. Atensi juga berperan pada perkembangan kognitif untuk mengaplikasikan pengabaian terhadap objek-objek yang menggangunya sehingga harus dilakukan secara efektif

Persepsi

yang ketiga yaitu persepsi berhubungan dengan sensasi, persepsi merupakan proses memberikan makna dari sensasi (panca indera) atau bisa diartikan pula sebagai proses mengubah sensasi menjadi informasi kepada manusia. Adanya persepsi tersebut manusia itu juga dapat memperoleh pengetahuan baru dimana prosesnya itu bagian dari alat indra dapat menangkap stimulus kemudian diubah menjadi sinyal yang di tangkap oleh otak manusia dan diolah menjadi persepsi dalam artian interpretasi yang telah diproses panca indra. misalnya di dalam kelas ada anak yang sedang asik duduk sambil membaca  buku cerita kemudian temannya diam-diam menghampiri dan memegang pundaknya tanpa sepengetahuannya, kemudian temannya cepat- cepat sembunyi di bawah meja sedangkan anak itu cemas siapa yang sudah memegannya tadi.

dari contoh ini dapat di ketahui bahwa persepsi itu di lakukan melalui panca indra peraba yaitu dengan sentuhan secara langsung, bentuk sentuhan tersebut memiliki makna informasi dimana dia sedang mengalami bahaya ataupun malah sebaliknya.

 

Terimaksih, semoga bermanfaat

 

 

NAMA : JAMI’ATUS SA’ADAH

NIM : 210105110005

MATA KULIAH : PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK

 

 

 

 

 

 

 

Komentar