Aspek Perkembangan Bahasa,
Anak Usia Dini
Tata bahasa (pembentukan frasa)
Aspek Bahasa Tata Bahasa (Pembentukan Frasa) adalah Salah satu hal yang berpengaruh atas perkembangan psikologi kognitif selama tahun 1960 –an. hal ini adalah analisis dari seorang linguis,Noam Chomsky. Mengacu pada Chomsky dalam psikolinguistik atau studi psikologi bahasa, ahli psikologi telah mengeksplorasi kemungkinan bahwa manusia dapat mempelajari bahasa dengan mempelajari asosiasi antara kedekatan kata-kata dalam sebuah kalimat.
1. Makna (Penggabungan Kata-kata dan
Morfem)
Walaupun ditekankan aspek tata bahasa,
sebuah kalimat yang benar bukan berarti bermakna sepenuhnya, secara tata bahasa
merupakan kalimat yang benar walaupun sama sekali tidak bermakna. Efek
kebalikannya pun terjadi, kita dapat membuat diri kita memahami sebuah titik
yang masuk akal tanpa memproduksi kalimat yang benar secara tata bahasa. Perbedaan
antara tata bahasa dan makna juga terbukti dalam ketimpangan bahasa yang
disebabkan oleh kerusakan otak.Makna kata merupakan bidang kajian yang dibahas
dalam ilmu semantik adalah kedudukan sebagai salah satu cabang ilmu linguistik
yang mempelajari tentang makna suatu kata dalam bahasa. Jenis-jenis Makna dapat
dibedakan berdasarkan beberapa kriteria dan sudut pandang antara lain:
· Makna
referensial dan nonreferensial
· Makna
denotatif dan makna konotatif
·
Makna
kata dan makna istilah
· Makna konseptual dan makna asosiatif, makna idiomatikal dan peribahasa
2. Bunyi (Memproduksi fonem)
Sebelum anak-anak dapat memahami kalimat tulisan dengan belajar membacanya, mereka harus memahami kata lisan. Pemahaman kalimat lisan adalah kemampuan untuk melakukan diskriminasi di antara bunyi dasar (fonem) bahasa. Kemampuan ini merupakan hal luar biasa dalam memperbarui hal-hal yang mampu melakukan diskriminasi di antara fonem dalam bahasa yang berbeda di dunia.
Perkembangan Bahasa Menurut Tahapan
Perkembangan
Bahasa adalah alat komunikasi yang
digunakan untuk berpikir, mengekspresikan perasaan, dan menerima pikiran dan
perasaan orang lain. Selain pertumbuhan yang dapat diukur oleh angka, si
Kecil juga mengalami perkembangan yang ditandai dengan perubahan perilaku atau
kemampuan si Kecil. Salah satu tahap perkembangan yang penting adalah tahap
perkembangan Bahasa anak. Jadi aspek perkembangan anak usia dii ini harus di
telaah lebih lanjut. Dan ternyata
tahapan perkembangan bahasa anak ini telah dimulai sejak dini ketika anak memasuki
usiadi atas 1 tahun biasanya si kecil sudah bisa mengatakan beberapa kata atau
pengulangan kata dan mengucapakan kata-kta sederhana. Perlu diketahui bahwa
perkembnagan bahasa anak usia dini ternyata cukup kompleks dan fasenya
berbeda-beda pada setiap anak. oleh karena itu alangkah lebih baiknya bunda
harus mengenali tahap perkembangan bahasa anak usia dini agar bisa memantau
perkembangannya dengan baik. berikut adalah tahapan yang wajib diketahui oleh
bunda
1.
Usia
0-12 bulan
Tahapan
perkembangan bahasa anak usia didni yang paling awal adalah dimulai dari si
kecil baru lahir hingga memasuki usia 12 bulan. Pada awlnya si kecil hanya
mampu merespon suara bundanya dan menunjukannya dengan memberikan elspresi pada
wajah bunda. Selanjutnya, si Kecil akan mulai merespon dengan mengulang
konsonan atau vokal (babbling), memahami perintah verbal, dan mampu mengetahui
arah datangnya suara Ketika si Kecil memasuki usia 10-16 bulan, si Kecil akan
mulai mengucapkan beberapa kata pertama seperti Mama atau nama panggilan kepada
orang-orang di sekitarnya.
2.
Usia
1-2 tahun
Setelah si Kecil memasuki usia 1-2
tahun, tahap perkembangan bahasa anak selanjutnya adalah si Kecil akan mampu
untuk memahami kata-kata tunggal atau sederhana serta mampu memproduksi
kata-kata tersebut. Si Kecil mulai bisa menunjukan bagian-bagian tubuh seperti
hidung, tangan, mata dan telinga. Lebih lanjut, dalam tahap perkembangan bahasa
pada anak, si kecil mampu memahami makna di balik kalimat-kalimat sederhana
seperti kata tepuk tangan dan ambil mainan. Beberapa ahli mengatakan bahwa
ledakan Bahasa si Kecil pada usia 19-20 bulan, si Kecil dapat mempelajari
beberapa kata-kata baru dalam sehari. Pastikan Mama mempersiapkan si Kecil
untuk mempelajari kata-kata sederhana pada usia ini ya
3. Usia
2-3 tahun
Tahap perkembangan Bahasa berikutnya
adalah ketika si Kecil sudah memasuki usia 24 bulan atau 2 tahun hingga usia 3
tahun. Pada usia ini, si Kecil sudah mampu memahami kata-kata sederhana,
kemudian si Kecil mulai belajar memahami kalimat sederhana. Lebih lanjut, pada
usia 2 tahun, si kecil
akan mampu mengingat nama orang tua, keluarga dan nama binatang peliharaannya.
Kemampuan
berbahasa tentunya memiliki hubungan dengan otak. setiap kemampuan di olah atau
di asah oleh fungsi otak yang berbeda begitupun dengan kemampuan berbahasa dan
berbicara kemampuan ini dimainkan oleh
otak area broca dan wernicke.
Area Broca dalam otak
Area broca adalah
bagian otak manusia yang terletak di wilayah sebelah kiri tepatnya di gyrus
frontalis superior. area ini berfungsi pada proses berbahasa, Area ini
berfungsi pada proses berbahasa, kemampuan mengeluarkan ide dengan bahasa yang
baik, serta menggunakan kata-kata akurat dalam bahasa lisan maupun tulisan. Kemampuan
ini sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Karena apabila area otak ini
mengalami kerusakan, maka manusia hanya dapat memahami tetapi ia tidak dapat
berbicara atau berbahasa. Kemampuan memahami ini, merupakan peran otak area
yang lain. Yaitu wernicke yang terletak di sebelah kanan. Sehingga mereka
memiliki fungsi dan peran yang berbeda.
Wernicke
Area ini terletak di
lobus temporal. Area wernicke berdampingan dengan area broca dihubungkan dengan
satu jalur saraf yang disebut fasciculus arcuata. Namun, letak pasti
dari area wernicke masih diperdebatkan hingga kini. Area wernicke dan broca
sangat berhubungan. Jika area broca berkaitan dengan produksi kata-kata, maka
area wernicke berkaitan dengan pemahaman dari suatu perkataan. Sama dengan area
otak lainnya, area wernicke dapat mengalami kerusakan.
NAMA : JAMI’ATUS
SA’ADAH
NIM :
210105110005
Komentar
Posting Komentar